KARAWANG, INFODEMOKRASI.ID โ Musibah banjir tahunan kembali menyapa sejumlah titik di Kabupaten Karawang, memaksa ratusan warga harus bertahan di tengah kepungan air. Merespons kondisi darurat tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, M.H.Kes., yang akrab disapa Teh Celly, bergerak lincah bersama jajaran kader Partai Demokrat untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. Aksi cepat ini difokuskan pada titik-titik terdampak paling parah di wilayah Karawang Utara, yakni Kecamatan Pakis Jaya dan Rengasdengklok.
Penyaluran bantuan secara intensif ini menyasar masyarakat di Desa Teluk Buyung (Pakis Jaya) serta Desa Rengasdengklok Utara, khususnya bagi warga yang bermukim di Perum Kalijaya 1. Paket bantuan yang dikirimkan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mendesak, terdiri dari sembako pokok serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk kelompok rentan.
Fokus pada Kesehatan Balita dan Ibu Hamil
Sebagai seorang dokter sekaligus wakil rakyat yang membidangi urusan kesehatan, Teh Celly memberikan perhatian khusus pada aspek gizi warga terdampak. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat sangat membutuhkan dukungan asupan gizi berkualitas setelah berhari-hari berjibaku dengan genangan air yang tidak kunjung surut. Beliau memastikan bahwa bantuan PMT ini sangat krusial, terutama bagi balita dan ibu hamil yang berada di pengungsian maupun yang memilih bertahan di lantai dua rumah mereka.
“Dalam kondisi bencana seperti ini, imunitas adalah kunci. Ibu hamil dan anak-anak tidak boleh hanya makan seadanya. PMT ini bertujuan agar tumbuh kembang anak tetap terjaga meski dalam situasi darurat,” ujar Teh Celly dalam koordinasi virtualnya.
Masalah kesehatan memang menjadi perhatian utama beliau. Genangan air yang menetap dalam waktu lama seringkali memicu munculnya berbagai wabah penyakit, mulai dari gatal-gatal pada kulit hingga gangguan pencernaan. Kehadiran bantuan pangan dan suplemen ini diharapkan dapat menjaga daya tahan tubuh warga di tengah kondisi lingkungan yang kurang higienis akibat luapan sungai.
Menembus Akses yang Terputus
Warga di Desa Teluk Buyung melaporkan bahwa akses terhadap air bersih dan bahan pangan sempat terputus total. Hal ini dikarenakan akses jalan utama terendam air dengan kedalaman yang cukup signifikan, sehingga kendaraan logistik biasa sulit melintas. Penyaluran bantuan melalui jalur Partai Demokrat ini dilakukan secara taktis dan cepat guna menyentuh wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh bantuan reguler.
Sementara itu, di Perum Kalijaya 1, Rengasdengklok Utara, suasana haru sekaligus antusias terlihat saat warga menerima paket sembako. Bagi warga setempat, bantuan ini menjadi sangat berarti untuk mencukupi kebutuhan makan harian keluarga di tengah lumpuhnya aktivitas ekonomi mereka. Teh Celly secara ketat memantau proses distribusi ini melalui kader di lapangan agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan mereka yang paling membutuhkan tanpa ada yang terlewat.
Simpati Mendalam dan Doa dari Senayan
Meskipun harus membagi waktu dengan agenda sidang di DPR RI, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana secara aktif memastikan koordinasi di lapangan tetap berjalan dengan sangat solid. Beliau memantau setiap progres distribusi melalui laporan digital dan komunikasi intens dengan pengurus partai di tingkat kecamatan. Beliau ingin memastikan setiap paket sembako yang tersalurkan dapat meringankan beban ekonomi para kepala keluarga yang kehilangan pendapatan akibat banjir.
Teh Celly menyampaikan simpati mendalam bagi masyarakat di Pakis Jaya dan Rengasdengklok yang harus menghadapi situasi sulit di awal tahun 2026 ini. Beliau berharap bantuan ini dapat menjadi “penyambung napas” bagi warga selama masa tanggap darurat berlangsung.
“Semoga bapak, ibu, dan seluruh anak-anak kita di lokasi banjir senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan yang prima. Saya mendoakan dari jauh agar air segera surut dan warga bisa kembali beraktivitas dengan normal,” tutur Teh Celly dalam pesan dukungannya yang menyentuh.
Komitmen Solusi Jangka Panjang
Selain menyalurkan bantuan fisik, Teh Celly mengajak seluruh kader Partai Demokrat untuk tetap sigap mendampingi warga hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman oleh pihak berwenang. Sinergi antara wakil rakyat dan struktur partai ini diharapkan menjadi oase sekaligus pemberi harapan di tengah musibah banjir.
Beliau menekankan pentingnya kesabaran kolektif dan semangat gotong royong dalam menghadapi ujian alam yang terjadi akibat luapan sungai di wilayah Karawang dan sekitarnya. Namun, Teh Celly menyadari bahwa bantuan sembako hanyalah solusi jangka pendek.
Menutup rangkaian aksi kemanusiaan tersebut, beliau berkomitmen akan terus menyuarakan percepatan perbaikan infrastruktur pengendali banjir, termasuk normalisasi sungai dan pembangunan tanggul permanen, di tingkat pusat melalui kemitraan dengan kementerian terkait. Komitmen politik ini diambil agar musibah serupa tidak lagi menjadi beban tahunan yang menghantui masyarakat Kabupaten Karawang setiap kali musim penghujan tiba.







Tinggalkan Balasan