KARAWANG, INFODEMOKRASI.ID — Akhir pekan ini menjadi momentum penuh makna bagi Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, M.H.Kes (Teh Celly). Dalam satu hari, mantan Bupati Karawang ini merajut berbagai simpul silaturahmi, mulai dari menghadiri peringatan keagamaan yang sakral, memberikan dukungan moril kepada keluarga korban kecelakaan, hingga memotivasi pelaku usaha mikro di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan ini mencerminkan gaya kepemimpinan Teh Celly yang selalu mengedepankan kehadiran fisik di tengah rakyat, baik dalam suasana suka maupun duka.
Keberkahan di Joglo Yapinas: Haul Akbar dan Spirit Ramadan
Agenda pagi dimulai dengan suasana khidmat di Joglo Yapinas, Leuweung Enteng, Desa Sukasari, Kecamatan Cibuaya. Teh Celly menghadiri Haul Akbar, Peringatan Isra Mi’raj, Tarhib Ramadan, sekaligus prosesi Aqiqah cucu tercinta dari keluarga besar setempat. Kehadiran beliau didampingi langsung oleh DR. H. Sofyan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang.
Dalam kesempatan tersebut, Teh Celly menyampaikan bahwa peringatan hari besar Islam seperti Isra Mi’raj dan Tarhib Ramadan adalah momen krusial bagi setiap muslim untuk melakukan refleksi spiritual sebelum memasuki bulan suci.
“Alhamdulillah, suasananya begitu khidmat. Kegiatan seperti ini selalu mengingatkan kita bahwa hidup bukan hanya tentang rutinitas duniawi, tapi juga tentang memperkuat iman dan menjaga silaturahmi. Menyiapkan hati menyambut Ramadan adalah kunci agar kita bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” ujar Teh Celly. Beliau juga mendoakan agar aqiqah yang dilaksanakan membawa keberkahan bagi sang cucu dan menjadi amal jariyah bagi para almarhum yang dihaulkan.
Empati Mendalam untuk Korban Kecelakaan Truk Kontainer
Sisi humanis Teh Celly kembali terlihat saat beliau melanjutkan perjalanan untuk bertakziah ke rumah duka korban kecelakaan truk kontainer yang beberapa hari terakhir menyita perhatian publik Karawang. Kecelakaan tragis tersebut meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Sambil merangkul pihak keluarga, Teh Celly memberikan penguatan moril dan doa terbaik bagi para korban. Beliau tampak sangat terpukul dengan musibah yang menggetarkan hati warga Karawang tersebut.
“Semoga Allah SWT menerima para almarhum dan almarhumah dalam kondisi husnul khatimah, mengampuni segala khilafnya, serta memberikan ketabahan luar biasa bagi keluarga yang ditinggalkan. Kami merasakan duka yang sama, dan kami hadir untuk memastikan keluarga tidak merasa berjuang sendirian dalam masa sulit ini,” ungkapnya dengan nada penuh empati.
Dukungan untuk UMKM dan Kebahagiaan Keluarga Baru
Tidak berhenti di sana, Teh Celly menyempatkan diri bersilaturahmi ke TPU Sadamalun untuk menemui Teh Ndy, seorang pengusaha kecil yang sedang berjuang mandiri dengan berjualan bunga. Kehadiran Teh Celly bertujuan memberikan semangat agar pelaku usaha kecil di Karawang tidak pernah menyerah meski di tengah keterbatasan.
“MasyaAllah, rezeki itu luas. Melihat semangat Teh Ndy berjualan bunga di TPU Sadamalun mengingatkan kita bahwa ikhtiar adalah kewajiban. Selama kita mau berusaha dengan jujur, pintu rezeki akan selalu terbuka,” puji Teh Celly.
Menutup rangkaian agendanya, Teh Celly menghadiri undangan pernikahan dari pemilik WNJ Kebaya, Teh Widuri dan Kang Anggie. Sebagai sosok yang dikenal dekat dengan berbagai kalangan, kehadiran beliau memberikan warna tersendiri bagi mempelai.
“Selamat menempuh hidup baru untuk Teh Widuri dan Kang Anggie. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, selalu diberi kebahagiaan, dan segera dikaruniai keturunan yang sholeh serta sholehah,” pungkasnya.
Rangkaian perjalanan ini membuktikan komitmen Teh Celly untuk terus menjaga napas silaturahmi dengan warga Karawang, mulai dari urusan spiritual, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah.







Tinggalkan Balasan