Lawan Perundungan & Korupsi di Faskes,Teh Celly: Tenaga Medis Harus Jadi Teladan Moral

|

1 Views

BANDUNG, INFODEMOKRASI.COM — Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, M.H.Kes., memberikan pernyataan tegas saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional di Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran (Unpad). Seminar ini mengangkat isu krusial mengenai pencegahan perundungan (bullying), gratifikasi, korupsi, hingga Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) di lingkungan fasilitas kesehatan.

Di hadapan akademisi dan praktisi medis, Teh Celly menyoroti bahwa isu perundungan dan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan kedokteran dan faskes harus dihentikan secara total. Menurutnya, integritas dan empati adalah nyawa dari profesi kesehatan.

“Tenaga kesehatan bukan hanya penyelamat jiwa, tetapi juga teladan moral. Perundungan dan kekerasan seksual tidak boleh punya tempat di institusi medis. Integritas serta nilai kemanusiaan harus mengalir dalam setiap tindakan kita,” tegas Teh Celly dengan penuh wibawa.

Selain isu etika, dr. Cellica memaparkan komitmen Komisi IX untuk mendorong pemerataan tenaga kesehatan hingga ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Beliau menekankan bahwa pemerataan ini harus didukung oleh kebijakan insentif yang layak dan perlindungan hukum bagi para dokter. “Ini bukan sekadar soal distribusi jumlah, tapi soal keadilan pelayanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali,” tambahnya.

Teh Celly juga mendesak adanya kolaborasi erat antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Kerja sama ini penting untuk mencetak lulusan tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi sumpah profesi dan beretika tinggi.

Beliau menaruh harapan besar agar Unpad dan RS Hasan Sadikin (RSHS) mampu menjadi pionir atau role model dalam melahirkan tenaga kesehatan berkarakter luar biasa yang siap mengabdi untuk negeri.

“Mari kita dukung perubahan kebijakan yang baik, demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih adil, bermartabat, dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Avatar Marwan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *