SAO PAULO, INFODEMOKRASI.ID โ Lagu Indonesia Raya bergema di sirkuit legendaris Interlagos. Pembalap muda berbakat, Veda Ega Pratama, sukses mencetak sejarah besar bagi dunia balap tanah air pada Senin (23/03/2026). Veda berhasil meraih podium ketiga (P3) dalam gelaran Moto3 Grand Prix Brasil, menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang mampu memijakkan kaki di podium kelas kejuaraan dunia tersebut.
Prestasi gemilang ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari konsistensi dan kerja keras Veda sejak usia dini yang ditempa melalui berbagai ajang bergengsi.
Perjalanan Menuju Panggung Dunia
Karier Veda merupakan representasi dari keberhasilan pembinaan balap berjenjang. Sebelum menembus persaingan ketat di Moto3, Veda telah menunjukkan dominasinya di Asia Talent Cup dan mengasah mental bertarungnya di Red Bull Rookies Cup.
Pengalaman berharga di Pertamina Mandalika International Circuit menjadi salah satu kunci utama adaptasi Veda dengan motor spesifikasi dunia. Sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut telah menjadi laboratorium bagi Veda untuk memahami karakter lintasan internasional.
Dukungan Penuh Ekosistem Motorsport Nasional
Capaian bersejarah ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para pemangku kepentingan industri sportainment nasional yang terus membangun infrastruktur pendukung di Mandalika.
Maya Watono, Direktur Utama InJourney, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini.
“Kami sangat bangga atas prestasi Veda Ega Pratama. InJourney berkomitmen penuh untuk terus menjadi support system yang mendorong pembalap Indonesia bersaing di level global melalui penguatan ekosistem dan infrastruktur di Mandalika,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Ahmad Fajar, Plt. Direktur Utama ITDC, menilai bahwa keberhasilan Veda adalah validasi atas visi pengembangan kawasan Mandalika.
“Prestasi Veda membuktikan bahwa pengembangan Mandalika sebagai ekosistem sportainment mampu melahirkan talenta motorsport Indonesia yang memiliki daya saing global,” ujarnya.
Efektivitas Pembinaan Berjenjang
Dari sisi teknis penyelenggaraan balap, Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyebutkan bahwa podium ini adalah bukti nyata dari efektivitas program pembinaan yang ada.
“Podium Veda menjadi bukti nyata efektivitas pembinaan berjenjang di Mandalika. Kami berharap ini menjadi pemicu kebangkitan motorsport nasional dan menginspirasi banyak pembalap muda lainnya,” kata Priandhi.
Menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Setelah sukses di Brasil, tantangan besar berikutnya bagi Veda adalah tampil di hadapan publik sendiri. Veda dijadwalkan akan turun dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika. Momen kepulangan sang “pahlawan lintasan” ini diharapkan akan menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi generasi muda Indonesia untuk bermimpi setinggi langit di dunia otomotif.







Tinggalkan Balasan