Stunting Turun Drastis Jadi 8%! Teh Celly dan BGN Perkuat Program Makan Bergizi Gratis di Nagri Tengah

|

1 Views

PURWAKARTA, INFODEMOKRASI.ID – Keberhasilan program penguatan gizi masyarakat di Jawa Barat menunjukkan hasil yang sangat signifikan. Teh Celly (dr. Cellica Nurrachadiana) kembali turun ke lapangan, kali ini menyambangi warga di Kelurahan Nagri Tengah, Purwakarta, pada Minggu (10/05/2026).

Bersama mitra kerja dari Badan Gizi Nasional (BGN), Teh Celly menyosialisasikan pentingnya keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai senjata utama dalam melawan stunting dan menciptakan generasi emas.

Keajaiban Data: Stunting Purwakarta Turun Tajam

Dalam kegiatan ini, sebuah kabar menggembirakan disampaikan berdasarkan data terbaru dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwakarta. Efektivitas program Makan Bergizi Gratis terbukti menjadi faktor penentu dalam perbaikan gizi anak-anak di wilayah tersebut.

“Data dari Dinkes Purwakarta menunjukkan tren yang sangat luar biasa. Berkat konsistensi program MBG, angka stunting yang pada tahun 2025 masih berada di angka 14%, tahun ini berhasil ditekan hingga menyentuh angka 8%,” ujar Teh Celly disambut tepuk tangan meriah dari warga Nagri Tengah.

Kolaborasi Strategis dengan BGN

Teh Celly menjelaskan bahwa penurunan angka stunting hingga 6% dalam waktu setahun bukanlah hal yang mudah. Hal ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, terutama dengan BGN yang memastikan distribusi makanan bergizi tepat sasaran dan tepat nutrisi.

“Kami tidak ingin berhenti di angka 8%. Target kita adalah zero stunting. Bersama BGN, kami memastikan setiap asupan yang diberikan kepada anak-anak kita mengandung gizi seimbang yang dibutuhkan untuk pertumbuhan otak dan fisik mereka,” tambah Teh Celly.

Nagri Tengah Jadi Simbol Optimisme

Dipilihnya Nagri Tengah sebagai lokasi sosialisasi karena tingginya partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program-program kesehatan pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut, Teh Celly juga berdialog dengan para ibu mengenai pola asuh dan pengolahan bahan pangan lokal yang bergizi.

Pihak BGN yang turut mendampingi menyatakan bahwa model keberhasilan di Purwakarta akan terus diperkuat dan dijadikan referensi bagi daerah lain. Fokus utama ke depan adalah memastikan keberlanjutan pasokan bahan pangan berkualitas dari petani lokal untuk mendukung dapur-dapur MBG.

Harapan Masa Depan

Teh Celly berpesan agar warga tidak lengah dan tetap menjaga pola hidup sehat di lingkungan keluarga. Dengan angka stunting yang kini berada di level satu digit, Purwakarta optimis dapat mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan kompetitif.

“Terima kasih kepada seluruh kader dan orang tua. Penurunan angka stunting ini adalah kemenangan kita bersama untuk masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

Avatar Marwan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *