Teh Celly Bersama BKKBN Sapa Santri Cilamaya Kulon

|

72 Views

KARAWANG, INFODEMOKRASI.ID โ€” Upaya pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul harus dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga. Menyadari hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, M.H.Kes (Teh Celly), kembali turun ke akar rumput guna menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam agenda sosialisasi masif di wilayah Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis yang menggabungkan dua aspek krusial: penguatan ketahanan keluarga di lingkungan masyarakat umum dan peningkatan standar kesehatan di lingkungan pendidikan keagamaan (Pondok Pesantren). Melalui kolaborasi ini, Teh Celly ingin memastikan bahwa visi besar “Indonesia Emas 2045” dapat terwujud melalui kesiapan fisik, mental, dan perencanaan keluarga yang matang sejak dari tingkat pedesaan.

Keluarga Sebagai Fondasi Kemajuan Daerah

Dalam arahannya yang lugas dan penuh energi, Teh Celly menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisiknya saja, melainkan dari seberapa tangguh kualitas keluarga di dalamnya. Keluarga yang terencana, menurutnya, adalah kunci untuk melahirkan generasi yang bebas dari ancaman stunting dan memiliki daya saing global.

“Keluarga yang tangguh adalah keluarga yang terencana. Kita tidak ingin lagi melihat masyarakat kita terjebak dalam masalah klasik akibat kurangnya perencanaan masa depan. Bersama BKKBN, kami ingin memastikan para orang tua di Cilamaya Kulon memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya pola asuh yang tepat, pemenuhan gizi seimbang, serta pengaturan jarak kelahiran. Ini adalah investasi jangka panjang demi mencetak putra-putri Karawang yang hebat,” ujar Teh Celly di hadapan para tokoh masyarakat dan kader keluarga.

BKKBN, selaku mitra kerja strategis Komisi IX, turut memaparkan data mengenai pentingnya pencegahan stunting melalui pendekatan “1000 Hari Pertama Kehidupan” (HPK). Edukasi ini menjadi sangat vital agar angka gagal tumbuh pada anak di Kabupaten Karawang dapat ditekan hingga titik terendah.

Peningkatan Standar Kesehatan Lingkungan Pesantren

Hal yang menarik dan patut diapresiasi dari rangkaian kegiatan ini adalah perhatian khusus Teh Celly terhadap dunia pendidikan Islam. Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan para santri, beliau menyerahkan bantuan fasilitas kesehatan secara langsung untuk tiga pondok pesantren di wilayah Cilamaya Kulon.

Langkah ini diambil mengingat pesantren merupakan pusat komunitas yang sangat strategis di Karawang. Selama ini, tantangan di lingkungan pesantren seringkali berkaitan dengan kepadatan hunian yang memerlukan dukungan fasilitas kebersihan ekstra. Bantuan ini diharapkan mampu mendukung penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara maksimal.

“Santri adalah pilar masa depan bangsa. Kita ingin mereka menimba ilmu agama dengan khusyuk, namun dalam kondisi fisik yang prima. Lingkungan pesantren yang higienis dan fasilitas kesehatan yang memadai akan memastikan para santri tumbuh sehat, kuat, dan terhindar dari penyakit menular yang sering muncul di lingkungan padat,” tambah mantan Bupati Karawang tersebut.

Komitmen Pengabdian Hingga Pelosok Desa

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada pengasuh ketiga pondok pesantren tersebut. Kehadiran Teh Celly di Cilamaya Kulon memberikan optimisme baru bagi warga bahwa wakil rakyat mereka benar-benar hadir untuk memberikan solusi konkret.

“Membangun Karawang yang sejahtera dan bermartabat harus dilakukan secara kolaboratif. Kita mulai dari penguatan keluarga dan kesehatan santri. Jika keluarganya sehat dan pesantrennya higienis, maka masa depan bangsa ini akan berada di tangan yang tepat,” pungkas dr. Hj. Cellica Nurrachadiana.

Avatar Marwan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *