Teh Celly Hadir di Harlah NU Karawang

|

5 Views

KARAWANG, INFODEMOKRASI.ID โ€” Sebagai bentuk penghormatan terhadap peran besar ulama dalam menjaga harmoni bangsa, Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, M.H.Kes (Teh Celly), menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Karawang. Acara khidmat tersebut berlangsung pada Selasa malam, 17 Februari 2026, bertempat di ikon religi kebanggaan warga, Masjid Agung Syekh Quro Karawang.

Kehadiran Teh Celly dalam agenda ini merupakan jawaban atas undangan resmi dari jajaran panitia yang dipimpin oleh H. Muhtadin dan diketahui oleh Ketua PCNU Karawang, Deden Permana, S.Pd. Agenda ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen Nahdliyin di Karawang untuk memperkuat tali silaturahmi dan meneguhkan komitmen kebangsaan.

Apresiasi untuk Para Guru dan Alim Ulama

Dalam suasana penuh keberkahan di Masjid Agung, Teh Celly menyampaikan rasa terima kasih dan takzimnya kepada keluarga besar PCNU Kabupaten Karawang. Beliau secara khusus menyapa para guru, alim ulama, kyai, pimpinan pondok pesantren, hingga jajaran Muslimat dan Fatayat NU yang hadir memenuhi area masjid.

“Terima kasih PCNU Kabupaten Karawang atas undangan Peringatan Harlah NU ini. Terkhusus bagi para guru, kyai, dan alim ulama yang selama ini menjadi pilar moral bagi masyarakat Karawang. Salam hormat juga untuk sahabat kami, Kang Deden Permana, dan seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara yang luar biasa ini,” ujar Teh Celly.

NU Sebagai Rumah Perjuangan Nilai

Bagi dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, Nahdlatul Ulama bukan sekadar organisasi massa Islam terbesar, melainkan sebuah institusi yang memiliki nilai historis dan ideologis yang sangat dalam bagi perjalanan Indonesia. Ia memandang NU sebagai “Rumah Perjuangan” yang konsisten menjaga keseimbangan antara urusan agama dan negara.

“NU bukan hanya organisasi besar, tapi rumah perjuangan yang terus mengajarkan kita tentang adab, persaudaraan (ukhuwah), dan cinta tanah air (hubbul wathon minal iman). Di tengah dinamika zaman, nilai-nilai yang dijaga oleh NU menjadi kompas bagi kita semua untuk tetap berada di jalur pengabdian yang tulus,” tegas mantan Bupati Karawang tersebut.

Doa untuk Karawang yang Rukun dan Damai

Melalui momentum peringatan Harlah ini, Teh Celly berharap semangat yang dibawa oleh Nahdlatul Ulama dapat terus merasuk ke dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat Karawang. Beliau menekankan bahwa persatuan antara umaro (pemerintah) dan ulama adalah kunci utama untuk menjaga stabilitas daerah.

“Semoga peringatan ini menjadi penguat silaturahmi, penguat iman, dan penguat tekad kita semua untuk terus menjaga Karawang tetap rukun, damai, dan penuh berkah. Kita ingin Karawang menjadi daerah yang maju namun tetap memegang teguh nilai-nilai religiusitas yang diwariskan oleh para kyai kita,” pungkasnya.

Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini diisi dengan istighosah dan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mencerminkan identitas Karawang sebagai kota yang harmonis di bawah bimbingan para ulama.

Avatar Marwan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *