Pantau Keamanan Pangan Ramadan, Teh Celly Tinjau Pasar Maricayya Makassar

|

4 Views

MAKASSAR, INFODEMOKRASI.ID โ€“ Mengawali hari kedua Kunjungan Kerja (Kunker) Reses di Sulawesi Selatan, Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana (Teh Celly), melakukan peninjauan langsung ke Pasar Maricayya, Jl. Veteran Selatan, Kota Makassar, pada Sabtu pagi (21/02/2026). Di tengah suasana bulan suci Ramadan yang penuh berkah, kehadiran Teh Celly bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan keamanan konsumsi pangan bagi masyarakat Makassar.

Pasar tradisional dipilih sebagai lokasi peninjauan karena merupakan pusat denyut kehidupan masyarakat, tempat bertemunya kebutuhan dan harapan warga dalam memenuhi keperluan ibadah Ramadan.

Keamanan Pangan Jadi Prioritas Utama

Dalam kunjungan tersebut, Teh Celly memberikan perhatian khusus pada aspek keamanan pangan. Menurutnya, Ramadan adalah bulan ibadah yang suci, sehingga masyarakat berhak mendapatkan jaminan bahwa bahan pangan yang mereka konsumsi bersama keluarga berada dalam kondisi terbaik.

“Ramadan adalah bulan penuh keberkahan. Sudah sepatutnya masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan tenang, tanpa perlu merasa khawatir terhadap kualitas pangan yang dikonsumsi keluarga di rumah,” ujar Teh Celly di sela-sela peninjauan.

Beberapa poin penting yang menjadi fokus pantauan tim meliputi:

  • Ketersediaan Bahan Pokok: Memastikan stok pangan mencukupi hingga Idul Fitri.
  • Kualitas Produk: Menjaga agar bahan segar seperti daging, sayur, dan buah bebas dari zat berbahaya.
  • Kebersihan Lingkungan: Mendorong pengelolaan pasar yang higienis demi kenyamanan pedagang dan pembeli.

BPOM Pastikan Produk di Pasar Maricayya Layak Konsumsi

Dalam peninjauan ini, Teh Celly didampingi oleh tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Berdasarkan hasil uji petik dan pemeriksaan lapangan, BPOM menyatakan bahwa produk-produk yang beredar di Pasar Maricayya saat ini berada dalam kondisi aman dan layak konsumsi.

Kabar ini disambut baik oleh masyarakat. Adanya pengawasan langsung dari otoritas terkait diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik untuk tetap berbelanja di pasar tradisional tanpa rasa was-was terhadap ancaman bahan kimia berbahaya atau produk kedaluwarsa.

Dialog Hangat dengan Pedagang dan Pembeli

Suasana pasar terasa dinamis saat Teh Celly berdialog langsung dengan para pelaku usaha mikro. Para pedagang menyampaikan harapan agar distribusi barang dari pemasok tetap lancar sehingga harga-harga bisa tetap stabil hingga akhir bulan Ramadan. Di sisi lain, pembeli mengapresiasi kehadiran wakil rakyat yang turun langsung memastikan kualitas barang yang mereka beli.

“Kami menangkap semangat yang luar biasa dari para pedagang. Mereka berharap distribusi lancar, sementara masyarakat menginginkan bahan pangan yang aman, segar, dan terjangkau. Ini adalah keseimbangan yang harus kita jaga bersama,” tambah politisi Partai Demokrat tersebut.

Tanggung Jawab Bersama demi Kesejahteraan Rakyat

Menutup kunjungannya, Teh Celly menegaskan bahwa urusan keamanan pangan bukan sekadar masalah regulasi teknis, melainkan tanggung jawab moral bersama antara pemerintah sebagai pengawas, pelaku usaha sebagai penyedia, dan masyarakat sebagai konsumen yang cerdas.

“Kita ingin Ramadan ini menjadi momen yang penuh keberkahan, tidak hanya secara spiritual bagi umat Islam yang menjalankan, tetapi juga dalam aspek ketenangan dan kesejahteraan ekonomi sehari-hari bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Hasil peninjauan lapangan ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi Komisi IX DPR RI dalam rapat kerja bersama mitra terkait untuk terus memperbaiki ekosistem distribusi pangan nasional, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.

Avatar Marwan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *