Tragedi Kontainer Timpa Mobil Sedan, 3 Korban Tewas di Karawang

|

1 Views

KARAWANG, INFODEMOKRASI.ID โ€“ Sebuah kecelakaan maut yang memicu duka mendalam terjadi di jalur pinggir irigasi Tanggul Rawagabus, Karawang, pada Rabu (25/02) malam. Sebuah truk kontainer yang memaksakan diri melintasi jalur sempit tersebut terguling dan menimpa sebuah mobil sedan. Insiden ini mengakibatkan tiga orang dalam satu keluarga tewas di lokasi kejadian.

Kecelakaan ini memicu kemarahan warga karena adanya unsur kelalaian dan pengabaian peringatan keamanan oleh pengemudi truk besar tersebut sebelum musibah terjadi.

Kronologi: Pengabaian Peringatan dan Jalan Miring

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, truk kontainer tersebut sebenarnya sudah terlihat bolak-balik di sekitar area sejak siang hari. Para relawan pengatur lalu lintas jalanan (Pak Ogah) sudah berulang kali melarang dan memperingatkan sopir bahwa kontainer dengan ukuran tersebut tidak akan bisa melewati jalur sempit di pinggir irigasi.

Namun, peringatan tersebut diabaikan. Pada pukul 19.30 WIB, saat para petugas relawan (Pak Ogah) sudah tidak ada di lokasi, sopir nekat memaksakan kendaraan masuk. Saat mencoba berbelok di kondisi jalan yang miring dan sempit, beban kontainer yang tidak stabil membuatnya oleng dan jatuh menimpa mobil sedan yang berada di posisi bawah atau sampingnya.

Keluarga Korban: Tiga Tewas, Dua Selamat

Hantaman peti kemas yang sangat berat membuat mobil sedan ringsek total. Di dalam mobil tersebut terdapat satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan tiga orang anak.

  • Korban Tewas: Suami, istri, dan anak bungsu mereka dilaporkan meninggal dunia di tempat karena terjepit badan mobil yang tertimpa beban kontainer.
  • Korban Selamat: Anak pertama dan anak kedua berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, meski mengalami luka-luka dan trauma berat. Saat ini keduanya telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis.

Pelanggaran Prosedur Logistik Gudang

Informasi dari saksi mata lain menyebutkan adanya kejanggalan dalam prosedur pengiriman barang ke gudang di wilayah tersebut. Biasanya, truk kontainer besar hanya diperbolehkan berhenti di jalan besar. Proses bongkar muat kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan pengangkut yang lebih kecil untuk masuk ke dalam gudang.

“Biasanya tidak pernah masuk sampai sini. Harusnya dipindah ke mobil kecil dulu di jalan besar. Ini sopirnya nekat masuk langsung ke jalur tanggul,” ujar salah seorang warga yang geram.

Tindakan Tegas: Penutupan Jalur dan Proses Hukum

Merespons tragedi ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang bergerak cepat dengan mengambil langkah ekstrem. Jalur Tanggul Rawagabus kini telah ditutup secara permanen bagi kendaraan besar guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Beton pembatas atau rambu larangan permanen segera dipasang di titik masuk jalur irigasi tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Karawang telah mengamankan sopir truk untuk pemeriksaan intensif. Polisi juga menjadwalkan pemanggilan terhadap pemilik gudang untuk dimintai pertanggungjawaban terkait instruksi pengiriman yang melanggar aturan kelas jalan tersebut.

Avatar Marwan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *