19 Bulan Menjabat, Presiden Prabowo Klaim Indonesia Berhasil Swasembada Beras dan Jagung

|

1 Views

KEBUMEN, INFODEMOKRASI.ID – Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian krusial yang telah diraih oleh pemerintahannya sejak resmi mulai menjabat pada Oktober 2024 lalu.

Pernyataan strategis tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat menghadiri agenda panen raya udang vaname di kawasan Kebumen, Jawa Tengah, pada Minggu (24/05/2026).

Dalam sambutannya di depan para petambak, ia menyebut bahwa dalam kurun waktu 19 bulan masa kepemimpinannya, berbagai target pembangunan nasional mulai menunjukkan hasil yang positif.

Salah satu pencapaian yang paling disorot adalah keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan swasembada untuk komoditas pangan utama, khususnya pada sektor tanaman beras dan jagung.

Presiden menegaskan bahwa kondisi pangan nasional saat ini relatif aman, yang menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan bangsa di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Meski sukses besar di sektor karbohidrat, mantan Menteri Pertahanan tersebut mengakui bahwa pemerintah masih menghadapi tantangan berat untuk swasembada protein hewani seperti daging.

Oleh karena itu, pemerintah kini tengah mempercepat pembangunan proyek peternakan produktif guna memangkas ketergantungan impor sapi dan menargetkan swasembada daging dalam beberapa tahun ke depan.

Selain urusan pangan, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga kembali menyuarakan komitmennya yang kuat terhadap program hilirisasi dan pengelolaan mandiri kekayaan alam nasional.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil langkah tegas apa pun yang diperlukan demi menghentikan kebocoran anggaran serta kebocoran kekayaan rakyat Indonesia ke pihak asing.

Menurutnya, seluruh sumber daya alam Indonesia harus dikelola secara berdikari agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat secara merata.

Dalam kunjungan kerja di Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen tersebut, Presiden Prabowo juga tampak ikut turun langsung membantu para penambak menarik jala di area tambak modern.

Pemerintah berharap proyek BUBK Kebumen yang telah berjalan selama tiga tahun ini dapat menjadi percontohan nasional untuk mendongkrak komoditas ekspor perikanan Indonesia di masa depan.

Avatar Marwan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *