JAKARTA, INFODEMOKRASI.ID – Langkah nyata dalam mengawal aspirasi masyarakat dan memperkuat keterwakilan perempuan di kancah politik nasional terus digelorakan di tingkat parlemen.
Pada Kamis (04/06/2026), tokoh nasional sekaligus srikandi politik, Teh Celly (dr. Cellica Nurrachadiana), mengikuti jalannya Rapat Paripurna DPR RI secara khidmat di Jakarta.
Kehadirannya dalam rapat tertinggi tersebut merupakan bagian dari pemenuhan tugas serta tanggung jawab besarnya dalam mengawal berbagai kebijakan publik yang berpihak pada rakyat.
Teh Celly menegaskan bahwa setiap agenda dan keputusan yang diambil di parlemen menjadi instrumen penting untuk memastikan suara masyarakat diterjemahkan menjadi kebijakan nyata.
Melalui fungsi legislasi yang berjalan, ia berkomitmen agar produk hukum yang dilahirkan dapat memberikan manfaat dan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
Segera setelah agenda paripurna usai dilaksanakan, Teh Celly langsung menghadiri forum silaturahmi antara Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) bersama Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).
Pertemuan lintas partai yang berlangsung hangat ini tidak hanya didesain sebagai ajang silaturahmi biasa, melainkan juga sebagai ruang strategis untuk bertukar gagasan nasional.
Forum ini dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat kolaborasi politik antar-organisasi sayap perempuan dalam mendorong keterlibatan aktif perempuan di ranah kepemimpinan.
Teh Celly meyakini bahwa keterlibatan perempuan dalam panggung politik praktis bukan lagi sekadar urusan formalitas untuk memenuhi kuota keterwakilan sebesar 30 persen saja.
Lebih dari itu, tantangan ke depan adalah bagaimana menghadirkan figur-figur perempuan yang memiliki kapasitas mumpuni, semangat juang tinggi, serta keberanian dalam membela hak rakyat.
Menurut pandangannya, ketika kaum perempuan berhasil menempati posisi-posisi strategis di pemerintahan, maka isu-isu krusial di masyarakat akan mendapatkan porsi perhatian yang jauh lebih besar.
Isu-isu domestik seperti perlindungan anak, ketahanan keluarga, peningkatan mutu pendidikan, hingga jaminan kesejahteraan sosial dipastikan akan dikawal lebih responsif.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen gerakan perempuan untuk terus saling memberikan dukungan moral maupun politik guna membuka ruang kaderisasi yang jauh lebih luas.
Ruang berkembang dan kesempatan memimpin ini harus dibuka sama lebarnya, baik untuk menempati posisi strategis di lembaga legislatif maupun di jajaran eksekutif daerah.
Mengakhiri pernyataannya, Teh Celly menyampaikan apresiasi mendalam kepada para sahabat dari PDRI dan KPPG atas terlaksananya diskusi yang produktif demi perubahan positif bangsa.







Tinggalkan Balasan