Dua Warga Karawang Tertimpa Longsor Saat Berwisata di Curug Cileat Subang

|

4 Views

SUBANG, INFODEMOKRASI.ID – Liburan berujung duka dialami oleh dua orang wisatawan asal Kabupaten Karawang. Keduanya dilaporkan tertimpa material longsor saat sedang menikmati suasana alam di objek wisata Curug Cileat, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, pada Jumat (15/05/2026).

Insiden tragis ini terjadi secara mendadak akibat kondisi cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan perbukitan tersebut sejak beberapa hari terakhir.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan dari saksi mata dan petugas pemandu wisata setempat, kedua korban sedang berada di area sekitar air terjun ketika tebing yang berada di atasnya tiba-tiba runtuh. Material tanah bercampur bebatuan dan pepohonan langsung merosot ke bawah dan menimpa area tempat para korban beraktivitas.

“Kondisi cuaca memang terpantau mendung tebal, lalu tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari atas tebing. Dalam hitungan detik, material longsor langsung turun dan menutup sebagian akses di dekat air terjun,” ujar salah seorang warga setempat yang ikut membantu proses penyelamatan awal.

Proses Evakuasi Gabungan

Mendapat laporan mengenai adanya wisatawan yang tertimbun, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, TNI, Polri, serta relawan pencinta alam langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Proses evakuasi sempat menghadapi kendala berat mengingat medan menuju Curug Cileat yang cukup terjal dan licin akibat sisa air hujan, sehingga alat-alat berat tidak dapat masuk dan evakuasi terpaksa dilakukan secara manual.

Petugas medis dan tim SAR bergegas melarikan para korban ke fasilitas kesehatan terdekat di Kabupaten Subang untuk mendapatkan penanganan darurat yang intensif. Pihak keluarga korban di Karawang juga telah dihubungi oleh otoritas terkait mengenai musibah ini.

Himbauan Penutupan Sementara

Pasca-insiden ini, pengelola objek wisata bersama pemerintah daerah setempat memutuskan untuk menutup sementara operasional Curug Cileat guna mengantisipasi adanya longsor susulan, mengingat kondisi tanah di sekitar tebing dinilai masih labil.

Masyarakat dan para pelancong dihimbau untuk selalu waspada dan menghindari aktivitas wisata alam di area air terjun maupun perbukitan terjal selama cuaca ekstrem melanda wilayah Jawa Barat demi keselamatan bersama.

Avatar Marwan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *