TEGAL, INFODEMOKRASI.ID – Langkah nyata dalam mengawal penataan ruang kota yang berpihak pada rakyat terus ditunjukkan melalui kolaborasi strategis antara pusat dan daerah.
Pada Senin (25/05/2026), Teh Celly (dr. Cellica Nurrachadiana) menghadiri agenda kunjungan kerja Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI yang digelar di Kota Tegal.
Kunjungan ini berfokus pada pembahasan mendalam mengenai penataan kawasan publik serta pemastian aksesibilitas fasilitas umum yang ramah bagi seluruh lapisan warga Kota Tegal.
Agenda krusial ini dipimpin langsung oleh Ketua BAM DPR RI, Bapak Ahmad Heryawan, serta didampingi oleh para wakil pimpinan yakni Bang Adian Napitupulu dan Bapak Taufiq R Abdullah.
Hadir pula sejumlah anggota BAM DPR RI lainnya seperti Kang Obon Tabroni, Bapak Harris Turino, dan Bapak M. Haris yang ikut mengawal jalannya penyerapan aspirasi.
Kedatangan rombongan parlemen ini disambut langsung oleh Wali Kota Tegal Bapak Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Ibu Hj. Tazkiyatul Muthmainnah, serta Ketua DPRD Kota Tegal Bapak Kusnendro.
Melalui kunjungan kerja ini, BAM DPR RI bersama Pemerintah Kota Tegal berdiskusi intensif mengenai berbagai kebijakan tata ruang yang bersentuhan langsung dengan aktivitas harian warga.
Beberapa isu utama yang dibahas meliputi pengaturan kawasan Alun-Alun, aksesibilitas pusat kota, hingga penataan aktivitas di ruang terbuka hijau agar tetap tertib dan nyaman.
Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen kuat BAM DPR RI untuk memastikan setiap regulasi penataan kota tetap berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat luas.
Teh Celly berharap agenda ini mampu membangun sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah dan DPR RI dalam melahirkan kebijakan publik yang lebih partisipatif serta inklusif.
Menurutnya, penataan kota yang ideal harus mampu menciptakan keseimbangan yang apik antara estetika lingkungan, pertumbuhan ekonomi daerah, dan pelayanan publik yang optimal.
Kunjungan kerja yang berlangsung produktif ini diharapkan dapat segera melahirkan solusi konkret demi mewujudkan wajah Kota Tegal yang lebih maju, rapi, namun tetap humanis.







Tinggalkan Balasan